Survei JRC: Prabowo-Gibran Tembus 50,3 Persen, Gerindra Melejit Kalahkan PDIP
FTNews, Jakarta— Jakarta Research Center (JRC) kembali merilis survey terbarunya. Elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tembus 50,3 persen, sementara di posisi kedua pasangan AMIN (Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar) dengan raihan 23,6 persen, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md berada di urutan ketiga dengan 18,4 persen. Yang tidak tahu/tidak menjawab 7,7 persen.
Menariknya, seiring melejitnya elektabilitas Prabowo-Gibran, Partai Gerindra pun ikut meningkat bahkan mengungguli PDI Perjuangan yang merupakan partai pemenang Pemilu 2014-2019.
Temuan survey JRC menyebutkan elektabilitas Partai Gerindra pimpinan Prabowo Subianto mencapai 20,5 persen, sementara PDI Perjuangan 17,8 persen. Sementara Golkar di urutan ke-3 dengan 10,3 dan PKB di urutan ke-4 dengan 7,7 persen, Demokrat 5,4 persen, PKS 5,1 persen, Nasdem 4,8 persen, PAN meraih 4,6 persen.
Sementara PSI berdasarkan survey JRC meraih 4,5 persen. Artinya, jika elektabilitas ini bertahan sampai pencoblosan maka PSI berhasil melewati ambang batas parlemen atau parliamentary threshold melaju ke DPR.
Terkait Paslon Pilpres, Direktur Komunikasi JRC Alfian P menjelaskan, pemilih nasionalis yang moderat lebih banyak memilih Prabowo-Gibran. Sementara kalangan Islam modernis yang didukung kalangan tradisional dan nasionalis lebih memilih Paslon AMIN.
Ia juga menilai, dukungan yang diberikan Presiden Jokowi dengan majunya Gibran sebagai pendamping Prabowo, mampu meyakinkan mereka soal pilihan tersebut. Itu sebabnya dukungan terhadap Prabowo-Gibran terus menguat.
Di sisi lain, perpecahan yang terjadi antara Jokowi-Megawati membuat dukungan terhadap Ganjar-Mahfud melemah, padahal sebelumnya elektabilitas Ganjar cukup tinggi.***

