Populi Center: Popularitas Prabowo Capai 96,5 Persen

Kampanye Prabowo di Sulawesi Utara, Senin (5/2/2024)/foto: instagram Prabowo

FTNews, Jakarta— Populi Center, lembaga penelitian kebijakan dan opini publik yang bersifat non-profit, merilis hasil survey terbarunya yang bertajuk ‘Road To 2024 Elections: Peluang Pemilu Satu Putaran’. Salah satu temuan survey menyebut, Prabowo Subianto menjadi tokoh yang paling banyak dikenal/populer dengan 96,5 persen, disusul Gibran Rakabuming Raka (91,1 persen).

“Dari enam orang capres dan cawapres yang menjadi kontestan dalam Pilpres, Prabowo Subianto menjadi tokoh yang paling banyak dikenal/populer dengan 96,5 persen, disusul Gibran Rakabuming Raka (91,1 persen), Ganjar Pranowo (89,9 persen), Anies Baswedan (88,9 persen), Mahfud Md (84,8 persen), dan Muhaimin Iskandar (81,7 persen),” jelas Direktur Eksekutif Populi Center, Afrimadona dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/2/2024).

Selain terkenal, Prabowo juga menjadi tokoh yang paling banyak disukai dengan 83,1 persen, diikuti Gibran Rakabuming Raka (75,5 persen), Ganjar Pranowo (70,5 persen), Anies Baswedan (65,2 persen), Mahfud Md (75,1 persen), dan Muhaimin Iskandar (67,8 persen).

Pada pertanyaan terbuka (top of mind) pilihan presiden, Prabowo Subianto menjadi tokoh yang paling banyak dipilih sebagai presiden apabila pemilihan presiden dilakukan hari ini dengan 50,9 persen, sementara yang memilih Anies Baswedan sebesar 20,5 persen, dan Ganjar Pranowo  sebesar 15,7 persen.

Adapun nama-nama lain mendapatkan persentase di bawah 1 persen. Kemudian pada pertanyaan terbuka pilihan wakil presiden, Gibran Rakabuming Raka (47,8 persen) menjadi nama yang paling banyak dipilih untuk menjadi wakil presiden, disusul Mahfud MD (18,4 persen), dan Muhaimin Iskandar (17,1 persen). Adapun tokoh-tokoh lain mendapatkan persentase di bawah 1 persen.

Sebagai informasi, Survei Nasional diselenggarakan mulai tanggal 27 Januari hingga 3 Februari 2024. Sampel responden tersebar secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia, termasuk di 4 (empat) Daerah Otonomi Baru di wilayah Papua.

Metode pengambilan data dalam survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka (face to face interview) dilakukan dengan menggunakan aplikasi survei Populi Center kepada 1.500 responden yang dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling).

Margin of Error (MoE) diperkirakan ± 2,53 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan dengan menggunakan pendanaan internal.***

 

Tutup