Mahfud Md: Pemilu bukan untuk Eliminasi Musuh! Pilih Calon Paling Sedikit Kejelekannya
FTNews, Jakarta— Menkopolhukam yang juga Calon Wakil Presiden Mahfud Md menegaskan, Pemilu adalah sarana untuk memilih pemimpin baru yang bisa merawat kelanjutan pemeliharaan tanah air. Pemilu bukan untuk mengeliminir musuh.
Dalam konteks persatuan bangsa, kata Mahfud, Pemilu menjadi mekanisme untuk mengelola keragaman pandangan dan aliran politik menjadi dinamika yang mendukung penyelenggaraan negara menuju tercapainya cita-cita nasional.
Dalam penyelenggaraan dan perhelatan Pemilu harus dilandasi oleh semangat cinta tanah air demi mewujudkan persatuan dan kesatuan dengan mengedepankan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan golongan.
“Camkan betul-betul bahwa Pemilu itu untuk memilih pemimpin bersama. Bukan mengeliminir musuh. Yang menang merangkul yang kalah. Lawan politik yang kalah bersatu ke yang menang dan mengakui bahwa ini pemimpin kita,” ucap Mahfud dalam kuliah umum bela negara di Universitas Bung Hatta Padang.
Karenanya, kata Mahfud, Pemilu yang dilaksanakan secara periodic itu sangat lah penting bagi bangsa dan negara. Masyarakat, khususnya mahasiswa agar turut berpartisipasi dalam Pemilu.
“Mahasiswa semua supaya aktif dalam Pemilu, berpartisipasi. Ini adalah bentuk tanggung jawab saudara sebagai Warga Negara yang punya tanggungan untuk membangun masa depan bangsa dan masa depan saudara sendiri,” ujarnya.
“Jangan bilang, Nggak usah lah saya ikut Pemilu. Calonnya nggak ada yang bagus, DPR nya kayak begitu, Capresnya kayak begitu, saya nggak pilih! Jangan begitu. Pilih yang terbaik di antara yang kurang baik. Pilih yang kejelekannya paling sedikit di antara yang sama-sama punya kejelekan,” papar Mahfud panjang lebar.***

