Indikator: 82 Persen Pemilih Puas Penyelenggaraan Pemilu, 79,3 Persen Nilai Jurdil
FTNews, Jakarta— Indikator Politik Indonesia merilis survei terbarunya bertajuk ‘Evaluasi Publik Atas Pemilu 2024 dan Isu-isu Malpraktek’. Survei ini dilakukan 18-21 Februari, atau empat hari setelah pencoblosan. Hasilnya, mayoritas pemilih atau 82 persen merasa cukup/sangat puas atas penyelenggaraan Pemilu 2024.
Para responden atau mayoritas 79,3 persen juga menilai penyelenggaraan Pemilu cukup/sangat jurdil.
Target populasi survei ini adalah WNI yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memilik telepon. Sampel dipilih melalui metode random digit dialing (RDD) atau pembangkitan nomor telepon secara acak sebanyak 1.227 responden.
Margin of error survei +- 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara terlatih. Survei dilakukan pada 18-21 Februari 2024.
secara umum menurut publik penyelenggaraan Pemilu 2024 memuaskan,” kata peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Hendro Prasetyo, di akun YouTube Indikator Politik Indonesia, Rabu (28/2/2024).
Rincian hasil survey terhadap kepuasan terhadap penyelenggaraan Pemilu 2024 adalah; Sangat puas: 25,7%, Cukup puas: 56,3%, Kurang puas: 8,3%,
Tidak puasa sama sekali: 6,3%, Tidak tahu/tidak jawab: 3,3%.
Sementara temuan survey tentang penilaian Jurdil adalah; sangat jurdil 18,6 persen, cukup jurdil 60,7 persen, kurang jurdil 11,4 persen, tidak jurdil sama sekali 6,6 persen, tidak tahu/tidak menjawab 2,7 persen.***

