Khofifah di Hadapan Para Santri: Mohon Doa Restu, Saya Maju Pilgub Jatim 2024
FTNews, Malang— Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa semakin ‘PD’ (percaya diri) untuk kembali maju Pilgub Jawa Timur pada 2024 mendatang. Setelah didukung Partai Amanat Nasional pekan lalu, kini Partai Demokrat pun telah menegaskan mendukung Khofifah untuk kembali menduduki kursi nomor satu di Provinsi Jawa Timur.
Soal siapa Wakilnya, sejauh ini belum ada informasi. Apakah masih akan didampingi oleh Emil Dardak atau ganti pasangan.
Bukan hanya Parpol Parpol2 saja yang tergerak mendukung Khofifah tapi sebagian masyarakat Jawa Timur pun mendukungnya. Hal ini karena kepemimpinannya dinilai berhasil.
Tak ketinggalan para santri di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo Malang. Saat Khofifah melakukan kunjungan kerja ke Ponpes tersebut, Sabtu (9/12/2023), para santri pun menyambutnya dengan antusias.
Tak tanggung-tanggung, mereka pun membuat yel-yel menarik. “Bu Khofifah siapa yang punya, Bu Khofifah siapa yang punya.. Yang punya kita semua.. I Love You, Bu Khofifah.. Lanjutkan!”
Di hadapan pengasuh, pengurus dan santri pondok pesantren tersebut, Gubernur Khofifah berpamitan mengakhiri masa jabatan setelah lima tahun menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur.
Ia menyampaikan bahwa tugasnya sebagai Gubernur Jaw Timur bersama Wagub Emil Dardak akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mendatang. Tak hanya pamitan, dirinya juga sekaligus memohon doa restu untuk maju kembali pada Pemilu Gubernur 2024.
“Mohon doa restu panjenengan semua, Insya Allah saya akan maju lagi pada pemilihan Gubernur Jatim nanti. Mohon doa dukungan Insya Allah saya akan maju lagi pilgub periode dua nantinya,” tambahnya.
Khofifah kemudian menyebutkan bahwa selama menjalankan amanah sebagai Gubernur Jatim, telah banyak penghargaan yang telah diterima. Bahkan totalnya mencapai 717 penghargaan. Namun ia menegaskan bahwa tujuan utama dalam menjalankan program selama ini bukanlah untuk mendapatkan penghargaan. Penghargaan merupakan bonus. Tujuan pembangunan adalah untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
“Saya selalu menganggap capaian kerja kami yang mendapat penghargaan itu sebagai bonus. Total hingga sampai empat hari yang lalu, tercatat ada 717 penghargaan bagi Pemprov Jatim baik dari dalam dan luar negeri,” ucapnya.
Pada kesempatan ini, Ia juga mengatakan bahwa seluruh capaian serta kerja keras tersebut bukan hanya melalui kerja keras saja, melainkan juga harus diiringi dengan do’a dan sedekah.
“Jadi seluruh capaian kita ini bukan sulap. Melainkan seluruh kerja keras kami iringi dengan do’a, yatiman dan sholawat. Karena ada dzat yang Maha Kuasa dan Maha Menentukan Kesuksesan,” tuturnya.
Menyambut hangat pamitan Gubernur Khofifah para Kyai, Bu Nyai, hingga santri pun memberikan doa agar Gubernur Khofifah bisa kembali mendapatkan amanah memimpin Jatim di periode selanjutnya.
Dukungan tak hanya diwujudkan dalam sebuah yel-yel saja. Pasalnya spanduk-spanduk juga dipasang di ponpes untuk mendukung Gubernur Khofifah melanjutkan masa jabatan 2024-2029.
Hal tersebut juga diamini oleh Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur II Al Murtadlo Malang KH. Fathul Bari. Ia menyampaikan dukungannya saat Gubernur Khofifah berikhtiar untuk maju pada periode 2.
“Saya ucapkan terima kasih para pejabat dan semua tamu yang hadir. Saya juga menyampaikan kepada Ibu Gubernur ada salam dari Syekh Profesor Doktor Fadil Al Jailani, beliau mendoakan mudah-mudahan pada putaran berikutnya beliau menjadi gubernur lagi dan melanjutkan kepemimpinannya,” pungkasnya.***

