Muhammadiyah Jateng Titip Aspirasi pada Siapa pun Presiden Terpilih

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah Kh Tafsir (dua dari kiri), didampingi Sekretaris PWM Jateng Dodo Sartono (kiri), dan Ketua TKD Prabowo-Gibran Wilayah Jateng Kukrit Suryowicaksono (dua dari kanan) dan politikus senior Bambang Sadono. (ANTARA/HO-PWM)

FTNews, Semarang— Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah KH Tafsir menitipkan aspirasi kepada siapapun sosok yang nantinya terpilih sebagai presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024.

“Kami akan selalu bekerja sama dengan pemerintah yang terpilih dalam Pemilu. Tidak akan pernah menjadi oposisi,” katanya, di Kantor PW Muhammadiyah Jateng, Semarang. Demikian dilansir Antara

Hal tersebut disampaikannya saat menerima kedatangan Tim Kampanye Daerah (TKD) Calon Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka Wilayah Jateng.

Aspirasi yang dititipkan, antara lain bahwa siapa pun presiden nantinya harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan guru maupun profesi lainnya.

“Kami di PW Muhammadiyah ikut mendukung dan mendorong soal ini,” katanya, didampingi Sekretaris PW Muhammadiyah Dodok Sartono.

Tafsir menyampaikan bahwa salah satu kepribadian Muhammadiyah sebagai persyarikatan adalah selalu bekerja sama dengan pemerintah.

Menurut dia, Muhammadiyah memiliki cukup banyak lembaga pendidikan, kesehatan, hingga bisnis sehingga tidak mungkin jika tidak melakukan kerja sama dengan pemerintah.

Karena itu, ia menyambut baik upaya komunikasi yang dilakukan tim capres-cawapres manapun, termasuk pada kesempatan itu untuk pasangan dengan nomor urut dua.

Walaupun secara organisasi netral, Tafsir mengatakan bahwa warga Muhammadiyah tidak boleh kemudian tidak memilih. “Karena itu, kami sebut netral yang aktif,” katanya.

Sementara itu, Ketua TKD Prabowo-Gibran Jateng Kukrit Suryowicaksono mengatakan bahwa dirinya sudah ditunjuk sebagai ketua tim kampanye dan akan segera melengkapi struktur organisasi.

Diakuinya, komunikasi akan terus dilakukan dengan para tokoh dan organisasi kemasyarakatan maupun kalangan partai politik untuk menyempurnakan tim yang akan segera dikomunikasikan kepada masyarakat.

Kepada para tokoh dan ulama, termasuk dari kalangan Muhammasiyah, ia berharap mendapat masukan dan saran untuk melaksanakan visi dan misi yang diembannya untuk meraih keberhasilan.

“Kami akan selalu mendengar saran para senior yang lebih berpengalaman agar bisa menjalankan misi kami dengan baik,” katanya.

Kukrit menambahkan akan terus melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk kalangan bisnis, komunitas milenial, pegiat lingkungan, buruh, petani, dan nelayan.***

Tutup